Pages Navigation Menu

Indonesian Online Blog

Tips Trik Menghadapi SIMAK UI 2011

Saya ada beberapa Tips Trik Menghadapi SIMAK UI 2011 dengan baik, sekedar mau sharing pengalaman aja sih,, berhubung saya juga diterima di Fasilkom UI  :-p

Tips Pertama – Siapkan mental dan banyak belajar (ya iyalah)

Mental dibutuhkan agar kita tidak merasa nervous, gugup saat menghadapi Simak UI. Jika kita mengerjakan soal-soal tersebut dengan perasaan gemetar, takut, maka apa yang akan terjadi? Anda akan menjadi tidak teliti, terburu-buru dan tergesa-gesa, dan itu tidak baik dalam menghadapi tes yang memiliki pressure yang cukup tinggi seperti Simak UI. Jujur saja, saya sebenarnya memang merasakan hal yang sama saat Simak UI, namun itu hanya sebentar. Lama-lama juga kalian akan terbiasa dengan kondisi seperti itu. Namun demikian, menurut saya rasa-rasa sepeti itu memang harus ada, karena ketika saya menghadapi UM UGM -karena waktu itu sudah diterima di simak- saya tidak ada beban sama sekali saat mengerjakan soal UGM, dan menurut saya soal UGM itu lebih mudah dibandingkan dengan soal simak. Namun hasilnya : saya tidak lolos, padahal pilihan terakhir saya pada saat itu adalah matematika yang notabene passing grade-nya rendah. Hal tersebut tentu membuat saya kaget, dan sejak saat itu saya berkesimpulan : UGM tidak menerima saya karena sudah diterima di pillihan pertama saya di Universitas Indonesia ( 😛 hehe). Ya, jadi gitu, mungkin tidak selamanya ketenangan dalam ujian berdampak baik.

Tips Kedua – Pasang Target Yang Maksimal

Target yang maksimal itu adalah presentase nilai sebesar 68 % (pada tahun 2009, bisa berubah). Jika sudah mencapai nilai tersebut, saya yakin anda tinggal pilih saja jurusan apa yang enak menurut anda, karena saya rasa nilai 65% itu sudah dapat melampaui passing grade kedokteran UI yang merupakan passing grade yang terbesar se-Indonesia.

Sulitkah untuk mencapai itu ? Tidak.

Tips Ketiga – Perbanyaklah Latihan Soal

Sebagian besar soal-soal Simak UI dan SPMB lainnya adalah merupakan soal-soal tahun sebelumnya yang bisa jadi copy-paste langsung atau dengan modifikasi. Cara ini adalah cara yang paling efektif dalam menghadapi soal-soal SPMB. Mengapa soal-soal simak UI / spmb begitu sulit? Jawabannya adalah : Karena soal-soal spmb itu tidak diajarkan di sekolah. Anda butuh untuk mengikuti bimbingan belajar untuk khusus spmb dan banyak berlatih. Jika tidak ikut bimbel, hal tersebut tidak masalah, asalkan anda rajin mengerjakan soal-soal spmb tahun-tahun sebelumnya. Yang anda harus pahami juga seperti yang sudah saya sebutkan diatas, bahwasanya soal-soal yang dikeluarkan pada saat simak ui ataupun spmb hampir seluruhnya adalah soal yang benar-benar baru. Banyak diantara soal-soal spmb tersebut yang merupakan soal tahun-tahun sebelumnya ataupun dengan ada sedikit perubahan pada bentuk soal. Soal-soal yang ada pada spmb merupakan soal berkualitas tinggi, yang memerlukan penalaran, dan pemahaman yang mendalam. Itu dengan catatan soal yang dikeluarkan benar-benar baru. Jadi sebenarnya anda juga tidak perlu pemahaman yang begitu mendalam, dengan catatan, bahwa anda benar-benar rajin dan mengulas kembali soal-soal spmb pada tahun-tahun sebelumnya.

Tips Keempat – Sukailah Matematika

Terutama untuk para pelajar yang merupakan anak IPA, maka harus memperdalam dan menguasai lebih jauh pelajaran matematika, terutama untuk aljabar. Hal ini berdasarkan dua faktor. Faktor yang pertama ialah, bahwa soal matematika merupakan soal dengan jumlah paling banyak diantara pelajaran yang lain, karena soal matematika ini terbagi dua, matematika dasar dan matematika IPA, dimana matematika IPA cenderung lebih memiliki tingkat kesulitan yang tinggi dengan permasalahan matematis yang lebih kompleks. Namun begitu, matematika dasar juga tidak bolah disepelekan. Faktor yang kedua adalah, bahwasanya semua pelajaran IPA sejati membutuhkan konsep matematika didalamnya. Fisika, kimia semuanya membutuhkan matematika. Dan lagi, soal-soal spmb dan Simak UI ini lebih banyak mengeluarkan soal hitungan ketimbang soal-soal teori. Jadi, mulai dari sekaranglah kuasai matematika terlebih lagi untuk aljabar.

Tips Kelima – Optimis!

 

Lalu seperti apa Sistem Penilaian Simak UI ini?

Berdasarkan yang saya dapatkan dari penerimaan.ui.ac.id :

Proses pengolahan Nilai SIMAK UI berdasarkan :

Proses Penilaian (Nilai Mentah) +4, 0, -1
Proses “Equating” (bila diperlukan) –> standarisasi kesetaraan antar naskah soal
Proses Transformasi Nilai Nasional –> rataan rangking nasional
Proses Alokasi bagi peserta yang memenuhi syarat –> tidak bertindak curang, mematuhi dan mengikuti alur seleksi ujian saringan masuk

Ok cukup dulu, saya lanjutin nanti ya ^^