Pages Navigation Menu

Indonesian Online Blog

Tips Mencegah Darah Tinggi / Hipertensi

Pengobatan Hipertensi atau darah tinggi hampir selalu termasuk perubahan gaya hidup untuk mengendalikan faktor-faktor risiko. Mengendalikan faktor-faktor ini dapat mengurangi risiko Anda untuk mengalami serangan jantung, gagal ginjal dan stroke. Karena itu, sangat penting untuk mengikuti nasihat dokter Anda secara cermat. Kadangkala, jika perubahan pola hidup tidak cukup berpengaruh untuk mengendalikan hipertensi, dokter juga akan meresepkan beberapa obat-obatan. Ikuti pentunjuk tersebut agar bisa dicapai hasil yang optimal. Perhatikan bahwa menghilangnya gejala yang Anda rasakan seperti pusing, sakit kepala, mual dan lain-lain bukan berarti Anda tidak menderita Hipertensi lagi, sehingga tidak memerlukan obat Hipertensi.

Berikut ini adalah tips mencegah darah tinggi atau Hipertensi:

1.) Kurangi berati badan jika anda kegemukan.
Kebanyakan orang dengan tekanan darah tinggi adalah mereka yang gemuk. Jaringan yang berlemak memerlukan banyak darah untuk pemberian zat-zat makanan. Jika dokter merekomendasikan Anda harus mengurangi berat badan, Anda bisa berkonsultasi dengan ahli gizi agar bisa melakukan diet mengurangi berat badan. Memang permulaannya berat, namun jika sudah mulai merasakan hasilnya, akan menambah keyakinan Anda untuk meneruskan program diet tersebut. Saat ini banyak dijual produk-produk makanan diet untuk melangsingkan tubuh. Kebanyakan dari mereka yang mengkonsumsi produk ini merasa terikat untuk melaksanakan program karena biaya yang dikeluarkan tidka sedikit atau mahal.

Apa salahnya jika Anda mampu mencobanya. Daripada hanya janji-janji pada diri sendiri tanpa punya komitmen untuk menepatinya. Ada juga produk makanan yang dijual dalam bentuk sachet yang sudah ditakar sehingga lebih mempermudah Anda untuk mengkonsumsinya sesuai dengan kalori yang dibutuhkan. Adalah sangat bijaksana sebelum mengkonsumsi makanan diet atau mengikuti program diet, selalu berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi Anda.

2.) Ubah gaya hidup ‘malas’ Anda.
Kehidupan saat ini mengharuskan kita untuk serba malas. Kurangnya aktivitas olahraga cenderung mengakibatkan kegemukan dan juga bisa meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Lihat saja, jam berapa Anda harus berangkat ke kantor dan jam berapa Anda ada di rumah kembali. Di kantor, berapa kali anda naik tangga dibandingkan naik lift? Dengan pola kerja seperti ini adalah sangat mudah menjadikan alasan capek jika diminta berolahraga oleh dokter.

Tapi harus dipahami, kegiatan kantor Anda tidak selayaknya dijadikan sebagai ukuran bahwa Anda telah berolahraga. Kegiatan olahraga dijadikan sebagai ukuran bahwa Anda telah berolahraga. Kegiatan olahraga dikatakan bermana jika Anda melakukanya 20-40 menit per hari sekurang-kurangnya 3 hari seminggu. Jalan kaki merupakan olahraga yang murah meriah namun jika bosan bisa mengkombinasikannya dengan renang, fitness ataupun aktivitas permainan lainnya seperti bulutangkis, tenis meja, atau bahkan berdansa.

3.) Hindari merokok dan alkohol.
Merokok dan alkohol merupakan sesuatu yang mutlak harus Anda hindari jika Anda sudah didiagnosa hipertensi atau darah tinggi. Minum alkohol bisa meningkatkan tekanan darah dan juga jumlah kalori yang masuk jika  Anda sedang berdiet. Alkohol adalah miumam yang kaya akan kalori yang mudah menyebabkan kegemukan.

4.) Kendalikan stress Anda.
Stress adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari. Dalam bekerja sehari-hari di kantor, sempatkan diri Anda untuk rileks. Relaksasi atau santai bisa juga dilakukan pada hari libur Sabtu atau Minggu. Hal-hal seperti ini juga menurunkan tekanan darah. Selain itu, stress bisa dikurangi dengan cara berdoa, meditasi, berolahraga, membaca buku/majalah, mendengarkan musik atau menonton, dan lain-lain. Stress yang tidak terkendali bisa membawa Anda untuk merokok, minum alkohol, makan yang berlebihan dan kegiatan lainnya yang bisa memperparah tekanan darah tinggi Anda.

5.) Kurangi konsumsi garam.
Nasihat ini bisa dijalankan kalau memang dokter merekomendasikan. Sebaiknya antar penderita dan non-penderita dalam keluarga mengatur diet yang berbeda. Jika sedang diet rendah garam, berhati-hatilah jika mengkonsumsi makanan yang bisa kita beli di luar rumah.

6.) Perbanyak konsumsi buah dan sayuran.
Buah-buahan dan sayuran sangat baik untuk dikonsumsi. Selain mempunyai fungsi menurunkan kolesterol, buah dan sayuran juga bermanfaat agar Anda bisa buang air secara teratur. Jika Anda menggunakan kontrasepsi oral/pil dan mengidap tekanan darah tinggi, segere berkonsultasi dengan dokter Anda. Menurut penelitan, wanita yang kegemukan mengkonsumsi kontrasepsi orang cenderung mudah mendapat Hipertensi atau darah tinggi.

Ceritakan penyakit ini jika berobat ke dokter.
Jika Anda sudah menderita Hipertensi, ceritakanlah selalu hal ini kepada setiap dokter yang Anda kunjungi. Beberapa obat, termasuk obat yang dijual bebas seperti obat flu, bisa meningkatkan tekanan darah Anda baik secara mandiri maupun jika dikombinasi dengan obat tekanan darah yang Anda konsumsi sehai-hari. Obat yang dimaksud antara lain kortikosteroid, cyclosporine, erythropoetin, tricyclic antiderpressants dan monoamine oxidase inhibitor. Perhatikan bahwa menghentikan obat darah tinggi tanpa sepengetahuan dokter mempunyai risiko yang cukup besar dalam mencegah komplikasi di kemudian hari.

Penyakit Ginjal dan Hipertensi (Elex Media Komputindo, oleh dr Erik Tapan MHA)
4.5 / 5 stars