Pages Navigation Menu

Indonesian Online Blog

5 Nasihat Kehidupan dari Orang Tua

Sebuah bagian dari Harvard Gazette menceritakan apa yang Karl Pillemer pelajari dari hasil surveynya terhadap sekitar 1500 orang yang berusia 70 sampai 10 tahun untuk naskah bukunya: 30 Lessons for Living: Tried and True Advice from the Wisest Americans.

Lalu apa yang ia bisa temukan dari para orang tua tersebut?

1) Ingatlah bahwa hidup ini singkat.

Penelitian ini dimulai dengan sebuah pertanyaan sederhana: “Apa pelajaran paling penting yang telah anda pelajari selama hidup anda?” Responden yang terdiri dari ibu rumah tangga, pengusaha, dan bahkan mantan seorang pilot mengutarakan jawaban mereka masing-masing, membahas berbagai hal seperti pernikahan, anak uang, pekerjaan, penuaan, dan kesehatan. Namun ada satu yang meliputi semua hal, dengan hanya tiga kata yang sederhana: Hidup ini singkat.

2.) Bagaimana untuk karir? Lakukan apa yang anda sukai.

Meskipun mereka juga banyak melewati masa-masa ekonomi yang sulit dalam hidup, namun mereka tidak mendesak anak muda untuk mendapatkan pekerjaan yang tetap, atau gaji yang tinggi. Mereka secara konsisten menyatakan: “Lakukanlah apa yang anda nikmati.”

Berdasarkan pemikiran bahwa pendeknya kehidupan, anda harus menemukan pekerjaan yang anda suka, dan pekerjaan tersebut seharusnya dipilih dari nilai intrinsiknya, seberapa besar anda akan menikmatinya, dan visi kedepannya. Hidup itu terlalu singkat untuk hanya mengerjakan pekerjaan yang tidak anda sukai, bahkan hingga menghabiskan waktu anda selama bertahun-tahun.

3.) Bagaimana cara hidup sehat? Perlakukan tubuh anda seakan-akan anda akan menggunakan tubuh anda selama 100 tahun.

Dengan teknologi modern, hidup sehat tidak berarti bahwa anda akan meninggal lebih cepat, namun merupakan penurunan kualitas hidup ketika nanti anda tua.

Mereka tidak memberikan nasihat seperti makan sayuran, tidur lebih awal, atau tidak merokok. Orang tua yang disurvey konsisten menjawab: “Perlakukan tubuh anda seperti anda akan membutuhkannya selama 100 tahun”.

4.) Penyesalan terbesar selama hidup? Kekhawatiran itu sendiri.

Pillemer terkejut ketika ia meminta para responden untuk menyebutkan penyesalan terbesar mereka. Bukan hal lain seperti musibah, masalah dalam bisnis, ataupun menjadi pecandu. Mereka diluar perkiraan sepakat menjawab: “Aku berharap tidak menghabiskan waktu begitu banyak untuk mengkhawatirkan sesuatu”

5.) Bagaimana dengan kegembiran? Jangan biarkan kegembiraan anda tergantung kepada suatu hal. Tetaplah gembira meskipun pada kondisi yang buruk.

Ini adalah sebuah pelajaran yang utama dari survey tersebut, yang mana kita bertanggung jawab atas rasa senang dan kegembiraan diri kita sendiri. Meskipun terdengar seperti klise, namun menurut Pillemer ini adalah bagian yang penting dalam hidup mereka. Argumen mereka seperti ini: Anak muda cenderung bahagia “jika hanya” pada kondisi tertentu. Sedangkan dalam pandangan para orang tua, ternyata kebahagiaan juga bisa muncul dalam suasana apapun.

Jadi, berapa kesalahan yang biasa anda lakukan dalam hidup? 😀

Semoga ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi kita semua.

Translated from businessinsider.com
4 / 5 stars