Pages Navigation Menu

Indonesian Online Blog

Cara Membuat SKCK Kepolisian 2013

Ini adalah pengalaman saya membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) di kota Depok:

1.) Buat surat pengantar dari ketua RT.

2.) Setelah itu, lanjutkan surat pengantar tersebut ke ketua RW.

3.) Setelah itu, dengan membawa surat pengantar tersebut, datangi kantor kelurahan anda. Silahkan minta dibuatkan surat pengantar SKCK. Pada tahapan ini saya membayar Rp 20.000, meskipun tidak diminta.

4.) Kemudian datangi kepolisian (polres), jangan lupa bawa uang secukupnya.

5.) Datangi loket pelayanan SKCK di bagian Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK). Serahkan dokumen yang diperlukan (foto 4×6 sebanyak¬†5 lembar, fotocopy KTP 1 lembar, dan surat permohonan SKCK dari kelurahan)

6.) Anda akan disuruh untuk mengisi formulir. Jika sudah diisi, kembalikan ke loket pelayanan SKCK. Anda juga perlu membayar sebesar Rp 10.000 untuk biaya pembuatan SKCK.

7.) Kemudian anda akan diarahkan untuk diambil sidik jari. Pada tahapan ini, saya diminta (oleh polisi) untuk menentukan biaya (seihklasnya). Pada saat itu saya memberi Rp 20.000.

8.) Serahkan kertas hasil sidik jari tadi ke loket pelayanan SKCK semula. Anda akan disuruh untuk menunggu beberapa saat sebelum SKCK selesai.

9.) Jika sudah selesai, SKCK sudah bisa anda dapatkan.

10.) Untuk legalisir, silahkan fotocopy lembar SKCK asli anda ke tempat fotocopy. Setelah itu, bawa hasil fotocopy tersebut ke tempat legalisir SKCK. Pada saat ini saya juga diminta memberi biaya (seiklhasnya). Pada saat itu saya juga memberi Rp 20.000.

Bagaimana, apakah cukup mudah?

 

Pengalaman diatas adalah contoh dalam membuat SKCK di Depok. 
Prosedur mungkin bisa berbeda di tempat lain.
4.5 / 5 stars